Profil Sekolah

Puji syukur kepada Allah sang pencipta, menciptakan makluk agar mengabdi kepadanya, dialah maha penyayang memberikan kesempatan kepada hambanya untuk menghasilkan sesuatu yang bermafaat bagi orang lain.

Sejarah mencatat, kulliyatul Muballighin Muhammadiyah berdiri 2 januari 1930. Embrio berdirinya kulliyatul muballighin muhammdiyah berawal dari pemintaan pelajar dari thawalib, diniyah putra, dan irsyadunanas agar Buya Hmaka bisa memberikan ilmu tentang kepemimpinan. Dengan usia panjang kulliyatul muballighin sejak lahirnya tentu tentu telah banyak melahirkan alumni yang bersebaran diseluruh Nusantara bahkan hingga luar negri. Banyak alumni yang telah berhasil mendudukin jabatan pemerintahan, pengajar, pengusaha,ulama dari propinsi lainnya menandakan bahwa kuliyatul muballighin telah menjadi bagian dari lembaga pendidikan yang masih eksis hingga sekarang.

Dalam rentang waktu yang cukup panjang, kuliyatul muballighin telah melalui pasang surut perkembangannya. Berbagai persoalapun telah dilewati hingga kini kuliyatul muballighin telah banggit kembali menjadi lembaga pendidikan yang bisa melahirkan ulama, umarak, pengusaha dan lainnya.
Meskipun penyesuaian dengan perkembangan zaman, namun kulliyatul muballighin tetap mempertahankan cici khasnya. Ia tetap mampu bertahan dengan identitasnya. Sesuai namanya kulliyatul muballighin tempat persemaran mubaligh, melahirkan ulama intelektual dan intelektual ulama. Demikian cita-cita yang tersimpan dari nama kulliyatul muballighin. Pembetukan kader, agar mampu mengembangkan muhammadiyah dimanapun mereka berada.

  1. SEJARAH RINGKAS

            Madrasah Aliyah Kulliyatul Muballighihen Muhammadiyah (MA KMM) Padang panjang Sumatera Barat berdiri tanggal 2 Januari 1930 dengan nama Tabligh School. Sebagai pelopor dan pendirinya antara lain DR. H.  Abdul Karim Amarullah / Inyiak Rasul (Ayah Prof. DR. HAMKA), AR St. Mansur, SY. St. Mangkuto,dan Tokoh Muhammadiyah lainnya.

            Pada tanggal 12 April 2012 MA. KMM Kauman  telah mengkhatam Huffaz AL- Qur’an sebanyak 48 orang siswa/siswi dengan berbagai hafalan yang sampai 8 Juz. Sekaligus ditandai dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman Kerjasama antara MA. KMM Kauman dengan Asia Moslem Charity Foundation (AMCF) mendirikan Markaz Tahfiz Al Qur’an Haroen El Ma’any, dan  sampai saat ini program tahfiz diIntensifkan bagi santri untuk semua jurusan, sehingga ketika selesai pendidikan di MA KMM Kauman, Peserta didik sudah punya bekal hafalan tahfiz. Sealin itu kita juga menjalain kerjasama dengan Markaz Tahfiz Markazul Quran Sumatera Barat dan Rumah Tahfiz Rabbani Solok guna pencapaian hafalan tahfiz siswa. dan kita juga mengirimkan siswa ke Daurah Ziyadah 60 Hari Menghafal Al Quran 30 Juz ke Ittihadul Ma’ahid Al Muhammadiyah di Solo.

            MA KM Kauman Padang Panjang juga sebagai sekolah sehat Kota Padang Panjang tahun 2016, dan    dari prestasi tersebut MA KMM Kauman Padang Panjang terus berbenah dan ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Padang Panjang berdasarkan Surat Keputusan Walikota Padang Panjang dan Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi Sumatera Barat berdasarkan surat keputusan Gubernur Sumatera Barat nomor : 660-687-2016 tertanggal 10 Juni 2016.

Sealin itu, kepala MA KMM Kauman periode 2015-2019 (Derliana, M.A) juga ditetapkan sebagai Kepala Madarasah Berpretasi Tingkat Kota Padang Panjang, Tingkat Provinsi Sumatera Barat, dan Tingkat Nasional Tahun 2016, sebagai sekolah yang terus berbenah dan meraih prestasi mulai dari tingkat kota hingga nasional.

Demikian halnya tamatan MA. Kulliyatul Muballighien yang melanjutkan ke perguruan tinggi dalam dan luar negeri, seperti di Al Azhar Chairo-Mesir (Novri Naldi Fajri dan Husnul Aqib, Warnadi , dan Emri Agus), Universiti Utara Malaysia (Ahmad Zaki Ghifari).  

Setiap tahun MA KMM Kauman sering dikunjungi oleh pelajar, mahasiswa, guru, dosen dan Masyarakat umum Luar negeri (Malaysia, Thailand, China dan Singapore), pada tahun 2017 ini kita telah dikunjungi sebanyak 5 kali rombongan pelajar, umum dan guru dari Malaysia yang dalam rombongan tersebut juga ada Guru dan Mahasiswa Thailand dan China, kemudian MA KMM Kauman dapat kungjungan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat dibulan Februari 2017.